Alex–Nono ngak ingin pecah kongsi seperti Foke-Prijanto

18 Apr

alex noerdin nono jabat tanganJakarta – SUDAH bukan rahasia lagi antara Gubernur DKI Fauzi Bowo dan wakilnya, Prijanto, tidak harmonis hubungannya. Pada 23 Desember 2011 lalu, Prijanto mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri untuk pengunduran dirinya. Alasannya, seperti diungkap Prijanto kala itu, lantaran tidak jelasnya pembagian kewenangan. 
Masalah pecah kongsi Foke, sebutan populer Fauzi Bowo, dengan Prijanto, rupanya dijadikan bahan oleh Alex Noerdin. 
“Kami ini sudah bagi tugas. Insya Allah tidak akan pecah kongsi. Saya (Alex) bukan Foke, Pak Nono (Sampono) bukan Prijanto,” ucap Alex Noerdin yang langsung disambut tawa hadirin di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (18/4).
Alex meyakinkan bahwa tugasnya dengan Nono sudah jelas dibagi-bagi. Nono yang berlatarbelakangan TNI tentu memahami soal keamanan.
“Masalah keamanan itu Pak Nono,” katanya.
Hal itu langsung disambut oleh calon wakilnya, Nono Sampono. 
Mantan Letnan Jenderal Marinir ini mengatakan, menyangkut organisasi masyarakat seyogyanya meminta izin ke pemerintah pusat. Daerah hanya berkooordinasi dan mengelola masyarakat untuk keamanan.
“Ormas premanisme, izin legal di pemerintah pusat. Daerah hanya koordinasi dan mengelola aspek masyarakat, termasuk keamanan. Pemasangan alat di tempat rawan penindakan, langgar hukum tidak pandang bulu, tegas. Kalau tegas tidak akan terjadi seperti ini lagi,” terang Nono.

 

-plt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: